Newsletter subscribe

Bali Channel

BABI GULING RAJA

Posted: 22/07/2019 at 5:48 am   /   by   /   comments (0)   /   35 views

The Kingdom of Sukawati was established under the leadership of I Dewa Agung Anom Sirikan named Ida Dalem Dewa Agung Anom. Dewa Agung Anom Sirikan is the son of Raja Klungkung, Ida I Dewa Agung Jambe.

Timbul Region (Sukahati) or now called Sukawati is a present as gratitude and to return the favor for defeating Ki Balian Batur and bringing peace to Alas Timbul, which is Mengwi’s territory. Acknowledgments for his services, the ruler of Mengwi made him a Kingdom in Timbul and offered his daughter to become the Queen, in 1633 or around 1711 AD, where the Sukawati Royal Palace was located in front of the Timbul market which was completed in 1710 AD, and named the Kingdom of Timbul, which has a territory from the Tewel Coast region to the Batur Mountain and from the Ayung River to the eastern border of Pekerisan River or about 27 km west of Smarapura.

• After the completion of Puri Timbul, Dewa Agung Anom Sirikan moved from his village to the New Puri Timbul Palace.
• At the same time was established a Pura Kayangan Jagad Penataran Agung Sukawati.

Since his reign, the people in Timbul village have become happier and more prosperous either on economically, socially and culturally. Many arts were created, therefore the village of Timbul was given the trust to be the area of Sukahati (now Sukawati).

Gung Niang Oka Is one of the descendants of Dalem Sukawati who inherited royal culinary recipes, especially Babi Guling, which is usually served only at official banquet and royal ceremonies, now the Recipe for Babi Guling Raja prepared by Gung Niang Oka can be enjoyed by public, especially pork culinary lovers.

This can add insight and experience to culinary lovers when visiting Bali, especially about indigenous traditions and local wisdom that are in traditional Balinese cuisine.

Not only the cuisine, here can be seen how the atmosphere of Puri Ageng Sukawati with traditional building heritage, customs, religion and wisdom.

Come, see and enjoy the true traditions and culture of Puri Ageng Sukawati directly, The Unforgettable Balinese Culinary Experience in Your Lifetime

Kerajaan Sukawati didirikan di bawah kepemimpinan I Dewa Agung Anom Sirikan bernama Ida Dalem Dewa Agung Anom. Dewa Agung Anom Sirikan adalah putra Raja Klungkung, Ida I Dewa Agung Jambe.

Wilayah Timbul ( Sukahati ) atau sekarang disebut Sukawati adalah sebuah hadiah. Sebagai ucapan terimakasih dan balas jasa, karena telah berjasa mengalahkan Ki Balian Batur dan membawa kedamaian di Alas Timbul, yang mana adalah wilayah kekuasaan Mengwi . Ucapan terimakasih atas jasa beliau, Penguasa Mengwi membuatkan beliau sebuah kerajaan di Timbul dan mempersembahkan anak perempuannya untuk dijadikan Permaisuri, pada tahun 1633 atau sekitar 1711 M, yang mana Istana Kerajaan Sukawati terletak di depan pasar Timbul yang selesai dibangun pada tahun 1710 M, dan diberi nama Kerajaan Timbul, yang mana memiliki daerah kekuasaan dari wilayah Pesisir Tewel sampai daerah Pegunungan Batur dan dari batas Tukad Ayung sampai perbatasan timur Tukad Pekerisan atau sekitar 27 km di sebelah Barat Smarapura.

• Setelah Puri Timbul selesai dibangun, Dewa Agung Anom Sirikan pindah dari desanya ke Keraton Puri Timbul yang Baru.
• Pada saat yang sama Pula didirikanlah Pura Kayangan Jagad Penataran Agung Sukawati .

Sejak pemerintahannya, masyarakat di desa Timbul semakin bahagia dan sejahtera baik secara Ekonomi, Sosial dan Budaya. Banyak seni diciptakan, oleh karena itu desa Timbul diberi amanah menjadi daerah Sukahati (sekarang menjadi Sukawati).

Gung Niang Oka adalah sebagai salah satu warih Dalem Sukawati yang mewarisi resep kuliner kerajaan, terutama Babi Guling, yang biasanya disajikan hanya dalam pesta resmi dan upacara kerajaan, sekarang Resep Babi Guling Raja yang diracik oleh Gung Niang Oka dengan senang hati dapat dinikmati oleh masyarakat umum khususnya pecinta kuliner babi.

Ini dapat menambah wawasan dan pengalaman bagi pecinta kuliner ketika berkunjung ke Bali, terutama tentang tradisi asli dan kearifan lokal yang ada dalam masakan tradisional Bali.

Tidak hanya masakannya, semua tamu dapat pula menikmati suasana Keraton Puri Ageng Sukawati dengan warisan bangunan tradisional, adat, agama dan kearifannya.

Datang, saksikan dan nikmati tradisi serta budaya asli Puri Ageng Sukawati secara langsung, Pengalaman Wisata Kuliner di Bali yang Tak Terlupakan Seumur Hidupmu.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website