Ketut Marwa : "TIADA BERDAYA AKIBAT REMATIK"Written by Made Aryasih Saturday, 16 February 2008 00:50 Seperti halnya mentari , yang terbenam ketika senja , seperti itulah kiranya kondisi kesehatan tubuh manusia . Tubuh yang sehat dan tegap di kala muda , perlahan menjadi renta dan ringkih, di usia tua . Bahkan , kerap kali tubuh insan lanjut usia , digerogoti beraneka penyakit . Dan tentunya , menjalani hidup di usia senja dengan raga yang tak sehat , menjadi satu beban derita kehidupan . Beban yang juga dirasakan oleh Ketut Marwa , laki-laki berusia enam puluh tahun yang berasal dari Banjar Kawan , Desa Bakas Klungkung ini . Menjalani sisa hidup dengan badan yang diserang penyakit rematik , menjadi beban derita bagi dirinya ,dan keluarganya . Derita akibat penyakit rematik , sebenarnya sudah dirasakannya sejak lama , ketika usianya masih muda . Namun ketika itu , ayah dari tiga orang anak ini , tetap bisa bekerja sebagai buruh tani . Jasmaninya yang kerap didera sakit rematik kala itu , semakin lemah , akibat rohaninya yang juga terganggu . Ketut Marwa , sempat beberapa kali mesti dirawat di rumah sakit jiwa akibat gangguan jiwa yang dideritanya sejak sebelum mengembangkan bahtera rumah tangga .
|
























