Error
  • Error loading feed data.

HUT11KIRI220

A+ R A-

MEMBANGUN DESA PEKRAMAN TIGA

desa tigaDitengah cepatnya laju kehidupan, kesejahteraan penduduk membangun keseimbangan tentu bukanlah perkara mudah. Diperlukan konsep terarah untuk sehingga menghasilkan satu kesatuan utuh. Konsep keseimbangan inilah yang menjadi dasar membangun tatanan masyarakat yang bermutu.  Desa sebagai pondasi terkecil suatu wilayah tentunya harus menggeliatkan diri, agar tidak ditinggal oleh penduduknya mencari penghidupan di tempat lain. Untuk mengentaskan polemik urbanisasi memerlukan tindakan yang cepat dan aktif, tidak hanya dari pemerintah semata namun kepekaan  penduduk wilayah tersebut untuk mengelola potensi desanya.  Bagaimana Caranya?

desa tigaYa..tersedianya lapangan kerja yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa,  tentu saja menyebabkan  mereka enggan untuk meninggalkan tanah kelahirannya . Desa  Tiga Kecamatan Susut Kabupaten Bangli,  dapatlah dijadikan barometer pembangunan Desa  yang mengedepankan konsep hulu ke hilir yakni membangun  berbagai potensi desa secara mandiri tanpa meninggalkan jati diri sebagai desa dengan basic pertanian. Desa Tiga berada di ketinggian 700 hingga 1200 meter diatas permukaan laut. Desa Tiga terdiri dari delapan banjar dinas yakni  Banjar Dinas Buungan, Banjar Dinas Tiga, Banjar Dinas Penglumbaran Kangin, Banjar Dinas Kayuambua,  Banjar Dinas Temaga, Banjar Dinas Malet Kutamesir, Banjar Dinas Malet Tengah, dan  Banjar Dinas Pukuh dan  9 Desa Pekraman.  Penduduk Desa Tiga saat ini  berjumlah 6.800 jiwa, yang sebagain besar bergelut dalam sektor pertanian meskipun  ada sektor lain yang tengah berkembang.

Masyarakat Desa tiga sangat kental dengan nuansa religius, Agama Hindu melekat dalam diri mereka.    Tali persaudaraan  yang disebut dengan Gebok Satak,  menjadi Ikatan mereka mempertahankan beragam tradisi hingga kini tetap dilestarikan.  Parhyangan terbesar di wilayah ini adalah Pura Puseh Asti Gebok  Satak Buungan.  Berada  ditengah tengah Kabupaten Bangli membawa keberuntungan bagi Desa Tiga. Hal ini terlihat dari letak geografis Desa Tiga telah yang potensial untuk pengembangan dalam bidang pertanian dalam arti luas. Hal ini terlihat dari 1200 hektar lahan di desa tiga, delapan puluh persen pemanfaatannya adalah untuk pertanian.

desa tigaPerbekel Desa Pekraman Tiga I Kadek Budiartawan mengatakan “konsep pertanian yang dikembangkan di desa tiga untuk meningkatkan kesejateraan para petani yang ada di desa Tiga. Itu kita mempunyai kiat, dengan pola terpadu dan terintegrasi. Nah karena keterbatasan lahan yang ada di desa Tiga. Kita sudah memiliki suatu strategi pertanian itu harus dikembangkan dari hulu ke hilir.
Nah..kita melakukan pendampingan kepada para petani, kepada masyarakat  yang ada di desa Tiga bagaimana bisa memproduksi suatu produk unggulan dalam bidang pertanian dan peternakan juga bisa memasarkan serta mengolah hasil pertanian itu sendiri”. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah desa dan daerah dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di desa Tiga.  Bahkan , penerapan teknologi tepat guna untuk membantu peningkatan produksi pertanian telah dilakukan dengan mendatangkan pihak ketiga. Hasil yang positif ditunjukan dengan peningkatan pengembangan beberapa komoditas unggulan desa, yang telah mampu menghasilkan produk-produk bermutu tinggi.  

Konsep terpadu dan terintegrasi dalam pengembangan bidang pertanian itu terlihat dari terintegrasikannya peternakan dengan perkebunan, Pasca Panen dan pengolahannya
Perbekel Desa Pekraman Tiga  I Kadek Budiartawan mengatakan “one village one product, satu desa satu produk unggulan dimaksu product unggulan adalah menonjolkan produk unggulan desa baik  itu pertanian, kerajinan sehingga betul betul bisa meng-create atau membuat image dari produk tersebut sehingga kedepan dalam kaitan pemasaran dari produk tersebut betul betul memudahkan kita dan produk tersbut bisa mempunyai nama di pasaran”

desa tigaPopulasi ternak sapi di desa tiga saat ini sudah mencapai 2500 ekor yang tersebar secara mandiri ataupun kelompok. Dengan jumlah populasi sebesar itu, rata-rata setiap harinya menghasilkan 10.000 liter urine sapi dan 25 ton  kotoran padat per hari.  Selain  peningkatan berat badan sapi dan pembibitan yang dibudidayakan oleh peternak di desa Tiga, pengolahan urine sapi  dan kotoran padat pun menjadi prioritas. Pengolahan limbah padat berfungsi sebagai pupuk organik lengkap, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi peternak di desa Tiga.  Sementara peternakan unggas didesa tiga tumbuh subur. Bahkan saat ini tengah muncul tenaga tenaga muda  yang tengah mengembangkan sektor peternakan unggas ini.
Peternak Ayam  Wayan Suparta mengatakan “saya merasakan keuntungan sendri, karena prosesnya ini tidak perlu istilahnya mencari pupuk, karena sudah diintegrasikan antara pertanian dan peternakan. Nanti hasil pertanian bisa saya belikan ternak kemudian ternak itu bisa menghasilkan pupuk dan mengolah limbah pertanian yang ada dilahan. Maka ternak itu juga menghasilkan pupuk yang saya sebarkan kembali, maka cost saya berkurang “
desa tigaDi dalam RPJM Desa Tiga telah dituangkan prioritas pembangunan,   diantaranya   :
1.    Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan
2.    Menurunkan jumlah penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan dan mengurangi jumlah pengganguran
3.    Melanjutkan pembangunan dalam bidang perbaikan sarana pengairan  untuk perbaikan air minum di desa tiga
4.    Meningkatkan pembangunan infrastruktur perekonomian dan pemerataan pertumbuhan antar banjar
5.    Meningkatkan kualitas aparatur pemerintahan desa dan pengawasan
6.    Meningkatkan ketahanan pangan
7.    Menyediakan sarana dan prasanan kebudayaan agama dan kesenian
8.    Menggali potensi Pades yang belum terangkat dan menyiapkan dasar hukumnya.

Sementara di sektor U-M-K-M saat ini tengah berkembang di desa tiga, hal ini tidak lepas dari dukung sumber daya alam dan sumber daya manusia.  

desa tigaSebagai  desa produsen bambu terbesar dengan kualitas yang sangat baik dan banyak digunakan sebagai bahan baku kerajinan bambu. Masyarakat di desa ini menekuni kerajinan bambu secara turun temurun. Berbagai aneka kerajinan di desa tiga ini telah mampu merambah pasar daerah ataupun nasional.   Selain pengolahan bambu, masyarakat desa tiga  juga menggali jiwa seni melalui kreasi patung batu maupun kerajinan ukiran kayu.

desa tigaBeralihnya perkembangan pariwisata kearah natural tourism, yang mengarakan pada suasana alam pedesaan membuat desa tiga menata diri.  Hal ini diungkapkan oleh  Pengelola Rempah rempah Bali yang  mengatakan perkembangan pariwisata yang berdekatan dengan jalur kintamani , menyebabkan desa tiga terkena imbasnya . Terbukti, telah berkembang tempat wisata di desa tiga.

Keberhasilan mengembangkan perekonomian masyarakat tidak dapat dilepaskan dari dukungan lembaga perekonomian mikro, seperti halnya Lembaga Perkreditan Desa Pekraman Tiga   dan Koperasi.  Sejak didirikannya hingga saat ini telah mampu memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pembangunan di desa Pakraman. Kepala LPD Desa Pekraman Tiga I Nyoman Berata “dengan adanya LPD ini , masyarakat kami khusunya di desat iga bisa mencapai kemakmuran. Berbegai pertanian dan peternakan yang kekuarangan modal, kami bisa memberikan kepada masyarakat”
Sementara program pengembangan kawasan pertanian terpadu yang digagas Koperasi  Serba Usaha “Bahari Tunas Mandiri” semakin menunjukan hasil nyata. Sejak program ini digagas bersama kementerian koperasi melalui deputi bidang pengembangan dan pengkajian, KSU bahari Tunas Mandiri sudah membina lebih dari 25 kelompok tani di desa tiga untuk menyukseskan program pengembangan komoditas unggulan dengan pendekatan OVOP- One Village One Product atau satu desa satu produk.  Berkembangan potensi Desa Tiga dalam berbagai bidang, mampu meningkat sumber daya manusianya. Para tenaga handal ini dapat  bekerja dalam berbagai sector di desa Tiga.

“Saya selaku Prebekel, saya sangat berbangga  dengan dengan masyarakat saya di desa tiga , khusunya generasi muda yang sudah melirik sector ini. Kedepan kita berupaya membuat sector ini betul betul menjadi sector yang diminati baik itu oleh generasi muda dan masyarakat desa tiga.  Kita memliki sumber daya manusia yang lumayan untuk pengembangan potensi yang ada di Desa Tiga, Tenaga kerja di desa tiga, penyerapan tenaga kerja desa tiga khususnya dibidang pertanian menempati urutan 1-lah “ ungkap   Perbekel Desa Pekraman Tiga Kadek Budiartawan. Sementara Nyoman Rastika mengatakan                 “ Masyarakat desa tiga harus berbangga dengan apa yang kita miliki, bisa menjadilkan produk yang mampu bersaing  “

Desa Pekraman Tiga, sebuah potret kehidupan masyarakat yang  bersatu padu membangun potensi desa. Terlebih dengan adanya lomba Desa, menjadi pemacu bagai mereka untuk menunjukkan jati diri mengapresiasikan dalam cita yakni kemajuan desa.  Tentu saja, efek positif dari lomba desa haruslah memacu masyarakat untuk terus berkarya, menjadi manusia yang memiliki ketangguhan dalam membangun diri.

“ Kita selalu berupaya membangun jati diri itu sendiri, apa yang saya lakukan di desa tiga tidak semata mata mengekploitasi semua pootensi desa yang ada dengan meninggalkan kaidah kaidah dan nilai nilai sesungguhnya. Apa yang harus kita lestarikan dari segi adapt istiadat dan lain lain, akan tetapi kita juga tidak menampik diri, saya yakin pertumbuhan perekonomian di desa tiga perlu sentuhan sentuhan investasi  untuk itu kita tetap membuka peluang peluanginvestasi dengan betul betul  dapat mengairahkan perekonomian local dan melestarikan lingkungan berdasarkan Tri Hita Karana” ungkap Perbekel Desa Pekraman Tiga  I Kadek Budiartawan .
erkembangnya berbagai sektor di desa Tiga  dari hulu ke hilir  semoga dapat  memberikan inspirasi bagi siapa saja untuk kembali membangun desa.  Rahajeng


Perbekel Desa Tiga, Kecamatan Susut Kabupaten Bangli
Contac Person   Perbekel Desa Pekraman Tiga
Bapak I  Kadek Budiartawan
Telpon  : 081 353 18 6846

kananbawah256profil

Video Profil Bali TV

 

Video Company Profile 11 Tahun Bali TV. Klik gambar diatas untuk menyaksikan videonya.

WIRASA

AGROBIS

SAMATRA ARTIS BALI

TAKSU

baliph