INFO
Satelit PALAPA C2: transponder : 6h Center frek : rf 3,9260 mhz L. band 1224 mhz Symbol Rate : 4,208 msps FEC : 3/4
HAND PHONE 3G 3G TELKOMSEL Kode Akses : 8817
TELKOM VISION : - Bali - Surabaya - Bandung - Yogyakarta - Makassar - Jakarta
KABEL VISION
|
|
|
|

|
Home Ista Dewata PURA PENATARAN AGUNG
|
|
Ditulis oleh Darmawan Mataram
|
|
Monday, 22 September 2008 |
Pada episode kali ini tim ista dewata akan mengajak anda untuk bertirtayatra kesebuah pura tua yang sangat unik dan memiliki sejarah yang menarik.Pura penataran agung linggih pura ida bhatara gunung agung terletak di desa adat nangka, desa bhuwana giri kecamatan bebandem kabupaten karangasem. Dari denpasar menuju lokasi pura berjarak kurang lebih 96 km. Pura penataran agung merupakan linggih ida bhatara putranjaya yang tiada lain adalah linggih ida hyang mahadewa di gunung tohlangkir yang sekarang disebut dengan gunung agung.Tak banyak mengetahui keberadaan pura yang satu ini.Sebagai salah satu kahyangan jagat, kondisi pura penataran agung linggih ida bhatara gunung agung, jauh lebih sederhana dibandingkan linggih semeton semeton beliau, yaitu ida bhatara hyang geni jaya di pura lempuyang luhur, dan ida bhatara hyang dewi danuh di pura batur, yang merupakan bhatara tiga yang mengayomi dan memberikan kesejateraan kepada masyarakat bali, khususnya dan seluruh umat hindu pada umumnya. Sejarah pura penataran agung berawal dari jaman keemasan kerajaan gelgel yang pada saat itu dipimpin oleh dalem waterenggong. Pada saat itu kesusastraan maju pesat pelaksanaan upacara ditata kembali, berkat datangnya dua ahli agama hindu yaitu dhanghyang nirartha dan danghyang hastapaka. Pada saat itu didirikan pura pura di pantai, gunung dan desa termasusk pura penataran agung di desa nangka yang terletak di sebelah timur atau tenggara gunung agung untuk memuja sang hyang putranjaya.Pada saat kerajaan gelgel jatuh maka berdirilah kerajaan kerajaan baru yang dipimpin oleh keturunan para arya. Salah satu kerajaan yang baru adalah kerajaan karangasem dengan raja yang bergelar anglurah ketut karang . Pada masa ini mulai ditata kembali tempat tempat pemujaan termasuk salah satunya adalah pura penataran agung di desa nangka, bangunan padma tiga disempurnakan untuk memuja bhatara putranjaya di gunung agung. Selanjtnya pura penataran gunung agung nangka, tetap menjadi pemujaan jagat untuk memuja ida bhatara putranjaya di gunung agung memohon kemakmuran, keamanan, kesentosaan serta dirgayusing bumi. Dengan luas pura berkisar satu hektar dan berada di ketinggian 800 meter diatas permukaan laut, pura penataran agung dibangun dengan konsep tri mandala yang melambangkan tiga tingkatan dunia.Rencana pembangunan pura penataran agung ini, merupakan salah satu rancangan besar yang akan menghabiskan biaya yang cukup besar, baik dari pangempon maupun seluruh umat hindu, karena pura akan menjadi salah satu pura kahyang jagat terbesar di bali.Pembangunan pura telah dilaksanakan secara bertahap, beberapa buah pelinggih telah selesai namun bangunan suci lainnya masih dalam proses penyelesaian. Di pura penataran agung akan dilengkapi dengan beberapa buah pelinggih dan bangunan suci seperti, pelinggih taksu, pelinggih menjangan seluang, pelingih pesaren sari, pelinggih penglurah, pelinggih catur loka pala, pelingih ratu ayu, pelinggih ida bhatara semeru, pelinggih betara mahadewa, pelinggih ida betara genijaya, pelinggih ida betara sri, pelinggih rambut sedana dan pelinggih hyang mahamerta.Bangunan suci lainnya adalah bale piyasan, pengaruman, panggungan, pawedaan, bale selonding bale agung, pesandekan, bale pesimpenan, bale kulkul dan bale paebatan. Keseluruhan areal pura akan dikelilingi tembok penyengker, candi gelung kori, apit lawang, candi bentar lima lingga dan paduraksa.Pemugaran yang dilaksanakan di pura penataran agung dibagi dalam beberapa tahap, mengingat luas areal dan besarnya bangunan suci yang akan dibangun .Pelinggih yang akan dibangun menggunakan material batu tabas, dengan jumlah sekitar 29 buah bangunan, termasuk gelung kori dan tembok penyengker pura.Pemugaran pura penataran agung ini, diperkirakan menelan biaya sekitar sembilan miliar dengan sumber dana dari berbagai pos. Piodalan adalah upacara pemujaan kehadapan Hyang Widhi Wasa dengan segala manifestasiNya lewat sarana pemerajan, pura kahyangan dengan ngelinggihang atau ngereka yang dalam hari hari tertentu. Hari piodalan suatu pura terkait dengan upacara peresmian pertama kali atau pemelaspas dan ngenteg linggih. Perhitungan piodalan di pura penataran gunung agung dilaksanakan berdasarkan pawukon dan wewaran.Pangempon pura, merupakan penyangga utama pura, baik itu dari upakara dan upacara yang dilaksanakan rutin. Sesuai dengan titah yang diberikan oleh ida anglurah made karangasem, maka desa pakraman nangka merupakan pangempon pura penataran agung dalam waktu yang tidak terbatas.Pura penataran agung merupakan pura kahyangan jagat atau penyungsungan umum yang berfungsi memohon kemakmuran, keamanan kesentosaan serta dirgayusing bumi. Pura penataran agung nangka juga dianggap sebagai pura pasar agung. Penduduk di sebelah timur gunung agung yang bermaksud memohon tirta ke gunung agung, sebelum mendaki, maka terlebih dahulu dipersembahkan sajen di pura penataran agung nangka, atau permohonan tirta dapat dilakukan dengan ngayat dari pura penataran agung nangka. Sebagai salah satu kahyangan jagat, pura penataran agung memiliki arti yang sangat penting bagi suluruh umat hindu, maka seharusnyalah kita sebagai umat sedarma mendukung bedirinya parahyangan ini sebagai benteng suci yang akan melindungi pulau bali dan umatnya.
|
|
|
|
|
|